Kurikulum

Program

Kurikulum Pembelajaran, Pendekatan, Metode Pembelajaran

Kurikulum

Pondok Pesantren Hayatusyarif merupakan pondok pesantren salaf, dimana pesantren menerapkan sistem pendidikan tradisional. Kurikulum di Pondok Pesantren Hayatusyarif menggunakan 2 model kurikulum yaitu :

  1. Kurikulum tradisonal (salafiyah) untuk pengajaran kitab-kitab Islam klasik sebagai inti pendidikan di pesantren
  2. Kurikulum modern (khalafiyah) pengajaran bidang keahlian/vokasi dan penyetaraan kejar paket

pendekatan

Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teorItis tertentu. Pendekatan yang diterapkan adalah :

INQUIRY

Mencari tahu tentang banyak hal

ENTHUSIASM

Sangat ingin melakukan sesuatu

CURIOSITY

Memiliki rasa ingin tahu

KNOWLEDGEABLE

Memahami banyak hal

CREATIVITY

Menciptakan hal-hal baru yang menarik

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran adalah suatu strategi atau taktik dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar yang diaplikasikan oleh tenaga pengajar sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik. 

Tujuan metode ini melatih interaksi dan mengekspresikan diri secara nyata sebagai contoh/model/profesi atas kejadian yang sebenarnya dengan dasar-dasar keterampilan yang dimiliki, sehingga melatih kreativitas santri dalam memanfaatkan seluruh potensi alam yang ada di sekitar pesantren. Berikut adalah metode yang diterapkan di pesantren :

Sorogan

Adalah metode di mana santri membaca kitab sedangkan Kiai menyimak dan membenarkan bacaan kitab oleh santrinya.

Bandungan

Adalah metode dasar, di mana Kiai membaca, menerjemahkan, dan menjelaskan kitab-kitab kuning, sedangkan santri memaknai, menyimak, dan mencatat apa yang disampaikan oleh Kiai ataupun pengurus lain yang sedang mengkaji kitab.

Metode Hapalan (Muhafazhah)

Metode hapalan ialah kegiatan belajar santri dengan cara menghapal suatu teks tertentu di bawah bimbingan dan pengawasan Kyai/ustadz. Materi pelajaran dengan metode hapalan umumnya berkenaan dengan Al Qur’an, nazham-nazham nahwu, sharaf, tajwid ataupun teks-teks nahwu, sharaf dan fiqih.

Metode Demonstrasi/ Praktek Ibadah

Metode ini adalah cara pembelajaran yang dilakukan dengan meperagakan (mendemonstrasikan) suatu keterampilan dalam hal pelaksanaan ibadah tertentu yang dilakukan perorangan maupun kelompok di bawah petunjuk dan bimbingan Kyai/ustadz.

Metode Bermain Peran Keterampilan (Softskill Role Playing/SRP)

Metode ini dengan melibatkan santri untuk berperan/terlibat dalam suatu situasi/project tertentu dengan mengaplikasikan keterampilan santri atau soft skill yang didapat mengenai cara membuat, merancang, atau memanfaatkan suatu dari hasil pembelajaran di bidang pertanian, peternakan dan sebagainya.